//
you're reading...
General

Di kursi panjang itu..

Tiba-tiba ada sesuatu yang mengingatkan saya bahwa kasihan dengan orang lain bukan berarti harus mengorbankan diri sendiri untuk dilalaikan. Mungkin istilah orang lain ‘disepelekan’.  Atau lebih jahat ‘didiskriminasikan’. Penyebutan melalui rasa kasihan, rasa empaty, atau rasa-rasa apalah. Akan semakin membenamkan kita dalam satu ketakberdayaan.

Saya sendiri kadang selalu lupa bahwa orang lain membutuhkan balasan SMS dari kita pada saat pertanyaan itu sangat penting, walaupun sekedar : ‘apa kabar? sibuk?’. Bukan karena kasihan, tapi karena mereka membutuhkan hal itu. Saya jadi ingat perkataan orang lain yang mengatakan ” sahabat adalah orang yang menanyakan kabar tentang kita dan menunggu jawabannya”. Dan itulah human. Selalu melihat sisi orang lain..kenapa mereka tidak seperti saya?.

Hal seperti itulah yang selalu mengingatkan saya tentang kursi panjang di mana seorang teman dengan setia memberi tahu hal-hal yang menurut dia pantas dan tidak pantas untuk dilakukan terhadap orang lain sebagai human.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.